Adab Buang Air Besar

Bismil llahi Assalaamu ‘alaikum wa rohmatullahi wa barokaatuh. Segala puji milik Allah, Rahmat dan Salam semoga tetap kepada Rarsulullah. Para pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala. Pada kesempatan yang ini kami akan sampaikan satu materi singkat membahas tentang adabnya buang air besar.

Adab Dan Cara Buang Air Besar Dalam Ajaran Islam

Dalam agama Islam telah diajarkan adab dan etiaka buang air besar mulai dari masuk kamar kecil sampai kelauanya. Demikian juga diajarkan caranya serta bacaan doa yang perlu dilafadzkan. Terdapat pada pasal Etika buang hajat diterangkan bahwa apa bila masuk kamar kecil ada caranya mana yang harus didahulukan dan apa yang harus dibaca. Lebih jelasnya secara singkat kami akan sampaikan di bawah ini.

Etika Masuk Dan Keluar Kamar Kecil

Di setiap aktivitas dalam islam selaju ada aturannya dan ada adabnya, jika saja semua aturan tersebut dipatuhi maka apa pun aktivitas kita itu akan dihitung sebagai ibadah yang mulia pahalanya. Saudaraku yang kami banggakan, Apabila salah seorang di antara kita hendak buang hajat, maka ketika mau masuk ke kamar kecil dahulukan lah kaki yang kiri itulah etikanya jangan mendahulukan kaki kanan, jika ia mendahulukan kaki yang kanan berarti ia tidak punya etika dalam buang hajat. Selain dari itu juga ada bacaan yang perlu dilafadzkan yaitu; “Allahumma Innii A’udzu bika minal khubutsi wal khobaitsi”.

Bagaimana ketika sudah selesai dari buang hajat ?

Jika seorang yang buang hajat sudah selesai, tentunya ia harus beristinja sampai bersih. Kemudian ia keluar dan dahulukan kaki yang kiri serta ucapkan lfadz; “Al-hamdulillahil ladzi adzhaba ‘anil adza wa’afanii”.

Dari uraian kami di atas bisa ditarik kesimpulan bahwa bagi orang muslim seyogyanya setiap kali mau buang hajat mesti ada etikanya. Setiap masuk kamar kecil dahulukan lah kaki kiri dan bacalah doa. Kemudian setiap keluar dari kamar kecil jika sudah beristinja dahulukan lah kaki kanan dan baca lah doa.

Demikian materi adab buang air besar yang kami sampaikan semoga manfaat. Jangan lupa ya.

Kunjungi : https://www.fiqih.co.id/

admin

Back to top